Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI)
GASMI didirikan oleh KH. Manaf Abdul Karim, yang merupakan salah seorang tokoh ulama, dari terbentuknya Pondok Pesantren Lirboyo — Kediri. Beliau adalah ulama sufi (tasawuf), ulama sufi identik dengan pribadi yang lembut, dan pasrah kepada Allah SWT . Beliau pertama kali yang mengajarkan Pencak Silat di Pondok Pesantren Lirboyo pada awal tahun 1915 M , yang dulu dikenal dengan nama Pencak Prok (pencak praktis).
Sepupu beliau KH. Ya’qub (pemimpin gasmi generasi ke — 1) putra KH. Sholeh Banjarmlati Kediri, beliau adalah santri Pangeran Diponegoro. KH. Ya’qub ini ahli kanuragan dan Ilmu PAL, yang kemudian dilanjutkan oleh menantu yaitu Mbah Kyai Sepuh yaitu, KH. Mahrus Aly (pemimpin gasmi generasi ke — 2) dari Cirebon, beliau adalah Pendekar Cimande yang kemudian menggabungkan antara Pencak Cimanden & Jawa Timuran. Beliau lah yang membawa sholawat dari Kanjeng Sunan Gunung Djati yang sampai saat ini kita masih menjaga dan mengamalkan yaitu Sholawat Ibnu Alwan. Kemudian semua yang diajarkan dari awalnya Pencak Prok (1915M) yang terjaga secara turun — temurun dikumpulkan menjadi satu beserta Aurod (wirid — wirid) dan amalan dalam bentuk bingkai Organisasi Bela Diri.
Pada tahun 1960 M oleh keponakan KH. Mahrus Aly, yang juga cucu dari Mbah Kyai Sepuh dan KH. Ya’qub, yang sering dipanggil dengan sebutan “Mbah Yung" yang kita kenal dengan sebutan KH. Abdullah Ma’sum Jauhari atau Gus Ma’sum (pemimpin gasmi generasi ke — 3) yang kemudian dengan kemaslahatan, kemajuan & terjaganya serta perlawanan terhadap LERKA (PKI). Pencak Silat yang telah menanam sejarah panjang di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri itu diresmikan secara badan hukum yang sah di Indonesia pada tanggal 11 Januari 1966 M dengan nama GASMI (Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia) tanggal dan tahun inilah yang kita rayakan sebagai hari milad, walaupun Gasmi telah ada jauh sebelum tahun 1966 M. Tapi, jangan hilangkan, dan lupakan sejarah yang harus tetap di ajarkan kepada generasi penerus para sesepuh dan Pendekar Bangsa. Itulah mengapa terpampang jelas di dada kita seuntai kata “GENERATION OF THE KING”.
Pencak Silat Gasmi juga mempunyai ciri khas tersendiri, antara lain yakni ;
1. Aspek Seni dan Budaya
Pencak Silat memiliki daya gerak yang dinamis karna aspek seni dan budaya merupakan unsur fundamental yang dimiliki setiap elemen kehidupan. Maka dari itu, pencak silat perlu dilestarikan.
2. Aspek olahraga
Aspek ini merupakan ornamen vital kehidupan.
3. Aspek Bela Diri
Secara historis Pencak Silat berperan besar dalam membina dan mencetak para pahlawan bangsa merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
4. Aspek Pembinaan Mental dan Spiritual
Inilah unsur terpenting dan paling mendasar yang terkandung dalam Pencak Silat sekaligus merupakan strata tertinggi dari pembinaan yang diajarkannya. Dengan memiliki ketahanan mental dan spiritual, seorang pesilat tidak hanya memili kemampuan menjaga diri atau badan, tapi juga harus mampu menjaga perilaku dan hatinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar